Pengarahan Bupati Madiun Kepada Pejabat Fungsional di Lingkup Kabupaten Madiun – Badan Kepegawaian Daerah

Pengarahan Bupati Madiun Kepada Pejabat Fungsional di Lingkup Kabupaten Madiun

Mejayan – Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos. memberikan pengarahan kepada 235 PNS dengan formasi jabatan fungsional di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun di area Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Jumat 9 Nopember 2018 pukul 14.00 hingga pukul 17.00. Pengarahan berlangsung dengan santai, seluruh peserta duduk lesehan di Pendopo Ronggo Djoemeno.

Bupati Madiun didampingi pejabat terkait, diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Ir. Tontro Pahlawanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Madiun Endang Setyowati, S.H., M.M., Kepala Dinas Kesehatan dr. Soelistyo Widyantono, M.M. dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. BAMBANG BRASIANTO, S.Pd, M.Si.

Keberadaan PNS dengan jabatan fungsional (JF) diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan SDM di Kabupaten Madiun. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini setiap OPD masih merasa kekurangan SDM, oleh karena itu diharapkan JF bisa mengisi kekurangan dan melengkapi setiap kelemahan yang masih ada. Sebenarnya jika PNS dengan formasi JF bisa dimaksimalkan, kurangnya SDM bisa ditutupi. Diakui atau tidak JF adalah tenaga ahli berkualitas dengan basis keilmuan yang sangat memadai.

“Berikan excellent service. Berikan maksimal yang Anda miliki, pasti semua akan terselesaikan dengan baik. Jangan sampai merasa kompensasi masih kecil kemudian tidak mau memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Tugas kita melayani bukan dilayani. Luruskan niat untuk melayani dalam bekerja, terutama bagi mereka yang memiliki tugas pelayanan.” Demikian ungkap Bupati Madiun.

Bupati Madiun mengajak untuk menjadikan Madiun Kabupaten yang jaya dan menjadikan Madiun milik bersama. Guna mewujudkan hal ini, Bupati Madiun sudah melakukan upaya-upaya menyatukan langkah dengan audiensi sekaligus pengarahan kepada semua OPD terkait visi dan misi yang akan diwujudkan. Bupati siap mengakomodir apa yang diinginkan pihak-pihak terkait untuk meraih tujuan yang lebih tinggi.

Untuk memaksimalkan kebaikan di Kabupaten Madiun tenaga-tenaga yang memiliki keahlian bersama seluruh elemen harus mengerucut ke dalam satu tujuan. Mereka yang mengambil arah berbeda harus diluruskan dan disatukan kembali ke dalam satu barisan. Pemerintah Kabupaten Madiun akan memberikan hak kepada mereka yang berperan dalam pembangunan, bagi mereka yang memberikan lebih juga akan menerima penghargaan lebih.

“Jangan sampai ada individualisme yang muncul karena perbedaan jabatan fungsional dengan struktural. Bupati berharap adanya kerjasama antara pejabat fungsional dengan pejabat struktural untuk mencapai satu tujuan. Tidak boleh ada yang merasa lebih penting. Tidak ada kebersamaan yang akan terwujud jika ada ego yang masih muncul.” Demikian tambah Bupati Madiun

Suasana lebih hidup setelah Bupati Madiun memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk mengungkapkan permasalahan, keinginan, harapan dan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Bupati Madiun. Kesempatan dialog ini langsung disambut PNS yang menduduki jabatan fungsional tersebut. Tercatat ada dua orang dari tenaga kesehatan, seorang penyuluh pertanian, seorang tenaga pendidik dan dua orang Pranata komputer menyampaikan permasalahan mereka masing-masing.

Bupati Madiun memanfaatkan momen dialog untuk menggali permasalahan secara detil kepada para penanya, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan mengetahui permasalahan secara detil untuk mempermudah pengambilan keputusan. Bupati juga memberikan solusi bagi permasalahan yang langsung bisa diputuskan langkah-langkahnya.

Selesai acara, Bupati langsung menggelar pembahasan permasalahan yang disampaikan selama dialog. Pembahasan dilakukan masih di tempat dialog bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Bupati Madiun juga melibatkan Sekretaris BKD Sigit Budiarto, S.Sos. M,Si., dan Kepala Bidang Mutasi Pegawai BKD Sri Diana Dewi Kusumaningrum, S.H., M.Si. untuk menentukan langkah dan mencari solusi terbaik.