DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV ANGKATAN CXIX PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN – Badan Kepegawaian Daerah

DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV ANGKATAN CXIX PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan CXIX Pemerintah Kabupaten Madiun resmi dibuka hari Kamis, 4 Agustus 2016 oleh Drs. Iswanto, M.Si. selaku Wakil Bupati Madiun.

Diklat Kepemimpinan tingkat IV diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keahlian dan sikap untuk melaksanakan tugas-tugas pejabat Eselon IV. Dengan program yang direncanakan diharapkan mampu menciptakan aparatur pembaharu dan perekat persatuan. Peserta yang mengikuti diklat ini dengan segala kesungguhannya dipastikan akan mampu memantapkan visi dan melakukan dinamisasi pola pikir Aparatur Sipil Negara.

WEB2

Diklatpim IV akan dilaksanakan selama 97 hari mulai 4 Agustus 2016 sampai 17 Nopember 2016, diikuti oleh 40 orang dari 31 Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Madiun yang terdiri dari 29 orang pejabat eselon IVA dan 11 orang eselon IVB.

Tim pengajar diklat ini didatangkan dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Pejabat Pemerintah Kabupaten Madiun dan akademisi dengan menggunakan dua metode, metode inclass akan dilaksanakan selama 33 hari di Wisma Haji Kota Madiun dan metode outclass dilaksanakan di instansi masing-masing peserta.

Dalam sambutan Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris Badan Diklat, Drs. Budi Santoso, M.Si disampaikan bahwa inovasi adalah kebutuhan untuk bertahan di era global seperti sekarang apalagi indeks inovasi Indonesia pada level 97 di tingkat internasional. Munculnya inovasi selalu berawal dari perilaku kreatif dimana sangat ditentukan oleh kepemimpinan transformasional, sehingga pegawai memiliki perkembangan daya kreasi.

Selama menjalani diklat, peserta diberi kesempatan berlatih menjadi pemimpin yang inovatif dan mempraktekkan inovasinya dalam bentuk proyek perubahan. Peserta akan dilatih memulai memberdayakan team kerja untuk melakukan inovasi. Untuk itu peserta harus melakukan analisa permasalahan dan ditindaklanjuti terobosan baru untuk mendapatkan solusi dalam bidang pekerjaannya.

Diklatpim IV menggunakan Redensial program yaitu peserta diwajibkan tinggal bersama di asrama, sehingga diharapkan akan terbangun networking untuk mewujudkan perubahan di tingkat kabupaten secara simultan.