Benchmarking to Best Practice ke Kabupaten Kulon Progo – Badan Kepegawaian Daerah

Benchmarking to Best Practice ke Kabupaten Kulon Progo

Caruban – Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri Cina. Pepatah lama dari Arab ini masih sangat pas dan relevan hingga saat ini untuk menggambarkan betapa jauhpun namanya ilmu tetap harus dicari.

Peserta Diklatpim IV Angkatan IV Pemerintah Kabupaten Madiun juga demikian. Demi mendapatkan inspirasi penyusunan inovasi yang akan diterapkan di OPD masing-masing, mereka harus berkunjung ke Kabupaten Kulon Progo.

Inovasi Peserta Diklatpim merupakan terobosan baru dalam penerapan sistem baru untuk Diklat Kepemimpinan. Proyek perubahan, istilah populer untuk inovasi peserta Diklatpim.

Bupati Madiun juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Diklatpim IV Angkatan IV Kabupaten Madiun dalam pembuatan proyek perubahan langsung dikerucutkan dalam program-program yang mewujudkan Visi Kabupaten Madiun Aman Mandiri Sejahtera dan Berakhlak.

“Semua rencana Proyek Perubahan harus ACC saya dan semua langsung saya yang koreksi. Satu per satu saya baca dan saya koreksi.” Demikian ungkap Bupati Madiun.

Benchmarking Diklatpim Tingkat IV Angkatan IV Kabupaten Madiun Tahun 2019 ini Kepala BKD Kabupaten Madiun, Endang Setyowati, S.H., M.M.  bertindak sebagai pimpinan rombongan. Rombongan terdiri dari 40 peserta Diklatpim IV, Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, petugas penegak disiplin Peserta dari Brimob Detasemen C Madiun dan panitia dari BKD Kabupaten Madiun.

Di Kabupaten Kulon Progo, peserta benchmarking mengunjungi 3 lokasi sebagai fokus inspirasi. Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Bappeda.

“Pemilihan lokasi Kabupaten Kulon Progo sudah melalui pemikiran panjang dengan memperhatikan kondisi geografis yang banyak kemiripan dengan Kabupaten Madiun juga memperhatikan capaian Kabupaten Kulon Progo selama ini.” Demikian ungkap Endang Setyowati, S.H., M.M. dalam sambutannya.

Setiba di Kabupaten Kulon Progo, rombongan diterima oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo beserta jajarannya dengan acara penyambutan di Ruang Rapat Sermo kompleks Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Jalan Perwakilan Nomor 1 Kulon Progo.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan peserta Diklatpim Tingkat IV dari Kabupaten Madiun. Drs H. Sutedjo berharap ada jalinan kerjasama antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Madiun yang semakin baik di kemudian hari.

Wakil Bupati Kulon Progo mengawali sambutannya dengan memperkenalkan Kabupaten Kulon Progo secara singkat dan padat mulai kondisi geografis, anggaran penyelenggaraan pemerintahan, tingkat kemiskinan, angka harapan hidup dan banyak prestasi yang diraih dan bagaimana mewujudkan prestasi-prestasi tersebut.

“Seluruh inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diinspirasi oleh Spirit Bela Beli. Membela Kulon Progo dan membeli Kulon Progo dengan gerakan produksi lokal dan membeli produk lokal Kulon Progo.” Demikian ungkap Drs. H. Sutedjo.

Drs. H. Sutedjo menyampaikan bahwa spirit Bela Beli menggerakkan seluruh lapisan Masyarakat dan menjadi yel-yel se-Kabupaten Kulon Progo. Yel-yel ditunjukkan Wakil Bupati kepada seluruh yang hadir dan berulang memimpin Yel-yel bagi seluruh Rombongan.

Wakil Bupati berseru : “Bela Madiun!” , peserta menyahut : “Beli Madiun!”

Wakil Bupati berseru : “Beli Madiun!” , peserta menyahut : “Bela Madiun!”

Wakil Bupati berseru : “Nek Biso Nandur!” , peserta menyahut : “Ngopo Tuku!”

Wakil Bupati berseru : “Nek Biso ngingu!” , peserta menyahut : “Ngopo Tuku!”

Wakil Bupati berseru : “Nek Biso nggawe!” , peserta menyahut : “Ngopo Tuku!”

Prestasi yang disampaikan meliputi tugas pokok dan fungsi ketiga fokus yang dikunjungi peserta. Bappeda Kabupaten Kulon progo terkait perencanaan pembangunan dan aplikasinya, Dinas Pariwisata terkait optimalisasi peran masyarakat dalam menciptakan destinasi wisata secara mandiri, dan Dinas Koperasi UMKM yang memberdayakan koperasi hingga program kemandirian masyarakat Kulon Progo di semua lapisan.

Dalam kesempatan paparan, Kepala Bappeda Kabupaten Kulon Progo, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi UMKM menyampaikan inovasi-inovasi unggulan di tiap Organisasi Perangkat Daerah. Selain inovasi unggulan yang dilaksanakan, narasumber juga menyampaikan prestasi yang telah berhasil di raih selama ini.

Model-model inovasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kulon Progo di tiga OPD yang dikunjungi diharapkan bisa menjadi inspirasi proyek perubahan yang dipersiapkan peserta guna mewujudkan Visi Kabupaten Madiun yang Aman, Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak sebagaimana yang ditegaskan Bupati Madiun.