Bupati Madiun Melantik 260 Pejabat Fungsional

Caruban – Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos. melantik 260 pejabat Fungsional Lingkup Kabupaten Madiun, Jumat, 22 Maret 2019. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Muda Graha Pemerintah Kabupaten Madiun Jalan Alun-alun Utara Nomor 4 Kota Madiun.

260 pejabat yang dilantik terdiri dari 57 orang dari rumpun kesehatan, 192 orang dari rumpun Pendidikan, 1 orang Pranata Humas Muda, dan 10 orang Penggerak Swadaya Masyarakat.

57 orang dari rumpun kesehatan terdiri dari Perawat Madya 1 orang, Perawat Ahli Muda 3 orang, Perawat Penyelia 1 orang, Perawat Mahir 3 orang, Bidan Penyelia 1 orang, Fisioterapis Penyelia 1 orang dan Bidan Pelaksana 47 orang.

Dari rumpun pendidikan sejumlah 192 orang terdiri dari Guru Pertama 38 orang, Guru Muda 79 orang, Guru Madya 63 orang dan Guru Pengangkatan Pertama sejumlah 12 orang.

Sebagaimana yang telah dilaksanakan beberapa kali pelantikan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun di Era Bupati H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos, Peserta diminta mengambil air wudhu agar saat prosesi pelantikan semua dalam keadaan suci.

Hal ini dilakukan karena sesungguhnya sumpah yang diucapkan oleh pejabat yang dilantik adalah janji suci di hadapan Allah SWT.

Dalam sambutannya Bupati Madiun mengatakan bahwa Pejabat Fungsional merupakan elemen yang melaksanakan fungsi teknis dari kinerja OPD, sehingga harus dapat membangun sinergi dengan para pejabat struktural guna menyelaraskan langkah dan arah organisasi. Diharapkan tidak ada lagi ego sektoral di internal OPD, di antara bidang harus dalam satu komitmen untuk meningkatkan kinerja guna mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pejabat fungsional harus senantiasa meningkatkan wawasan terkait hal-hal teknis yang melekat pada tugas fungsi jabatannya, pantang menyerah dalam memberikan solusi pada setiap masalah dan selalu menjunjung tinggi kejujuran dan loyalitas dalam bertugas.

Di akhir sambutannya Bupati Madiun mengingatkan kembali bahwa setiap tugas dan amanah yang diemban bermuara pada pertanggungjawaban mutlak kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Maka hendaknya segala sesuatu yang kita lakukan senantiasa diawali dengan niat yang baik dan disertai keikhlasan yang tulus.” Demikian pungkas Bupati Madiun.