Dunia Digital Yang Tidak Menggeser Kartu Lebaran

 

Mejayan – Booming dunia digital yang memasuki semua sisi kehidupan baik formal maupun informal, dari semua usia dari anak-anak, dewasa hingga orang-orang tua ternyata tidak mampu menggeser keberadaan kartu lebaran dalam _komunikasi idul Fitri_ terutama di instansi pemerintah seperti BKD.

Meskipun pesan ucapan selamat hari raya banyak bertebaran melalui pesan singkat semacam SMS, WhatsApp, BBM, Line dan media sosial lain semacam Facebook, Twitter, Path ternyata tidak mampu menggantikan peran kartu lebaran.

Pun demikian dengan BKD Kabupaten Madiun, sebagaimana instansi pemerintah BKD Kabupaten Madiun hingga kini juga selalu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri menggunakan media kartu lebaran.

3 tahun terakhir ini BKD selalu mencetak kartu Lebaran dengan foto seluruh PNS lingkup BKD Kabupaten Madiun, hal ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa permintaan maaf dan ucapan Idul Fitri mewakili seluruh keluarga besar di BKD Kabupaten Madiun.

Untuk kepentingan tersebut BKD Kabupaten Madiun selalu melaksanakan kegiatan foto bersama seluruh PNS di lingkup BKD. Pengambilan foto bersama dilaksanakan pada setiap awal bulan Ramadhan. Foto bersama untuk tahun 1439 H / 2018 ini dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2018 di halaman depan BKB Kabupaten Madiun.

Kepala BKD Kabupaten Madiun Ibu Endang Setyowati, SH. MM. mengatakan bahwa pesan yang ingin disampaikan melalui kartu lebaran BKD Kabupaten Madiun adalah bahwa kami semua dengan ketulusan hati dari lubuk hati yang paling dalam menyampaikan permohonan maaf kepada mereka yang selama ini berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan BKD Kabupaten Madiun.

BKD Kabupaten Madiun dalam menjalankan tugasnya senantiasa bekerjasama dan didukung oleh banyak pihak. Kartu lebaran selalu dikirimkan kepada mereka yang berinteraksi dan berperan dalam mensukseskan tugas-tugas kedinasan BKD seperti Bupati Madiun, Bapak Wakil Bupati Madiun, Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, anggota Forkopimda, seluruh kepala OPD, instansi vertikal, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat terutama Kementerian Dalam Negeri dan BKN.

Disadari atau tidak disadari disengaja atau tidak disengaja selama berinteraksi antara satu pihak dengan pihak lain sangat mungkin terjadi gesekan, perselisihan atau sesuatu yang tidak sejalan. Disitu pentingnya kita meminta maaf kepada mereka yang senantiasa bekerja sama dengan BKD.