IMG_643640 Pejabat Struktural Jenjang Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan 139 mulai tanggal 3 April s.d. 25 Juli 2017. Diklatpim IV Angkatan 139 dibuka oleh Wakil Bupati Madiun Drs. Iswanto, M.Si bertempat di Graha Eka Kapti Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun di Mejayan, Senin 3 April 2017.

Wakil Bupati Madiun Drs. Iswanto, M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan “bahwa dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) menuntut peningkatan kualitas ASN yang lebih sistematis, inovatif dan berkelanjutan”. Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 setiap ASN dituntut untuk terus mengembangkan kompetensinya, salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan yang diharapkan dapat mendapatkan bekal pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku yang seharusnya dimiliki oleh Pejabat Pengawas sesuai dengan jenjang jabatan/syarat kompetensinya.

IMG_6453Selain itu dikatakan pula kepada para atasan langsung peserta diklat selaku mentor, agar benar-benar mencermati apa yang dipilih oleh para peserta diklat sebagai proyek perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan mengarah pada pencapaian visi misi Kabupaten Madiun.

Kepala BKD, Endang Setyowati, S.H., M.M. melaporkan bahwa diklat ini diikuti 40 pejabat dari 35 OPD yang terdiri dari 26 wanita dan 14 laki-laki. Tujuan diklatpim IV untuk membangun kompetensi ASN yang menduduki jabatan struktural jenjang pengawas sebagai pemimpin perubahan. Diklatpim IV ini dilaksanakan di Hotel Manise Jalan Merak Kota Madiun, dengan sistem in class dengan out class. Adapun tahap-tahapnya sebagai berikut :

Tahap I   : tanggal 03 s/d 19 April 2017

Tahap II  : tanggal 28 April s/d 18 Mei 2017

Tahap III : 19 Juni, 19,21,24, dan 25 Juli 2017.

IMG_6482Kegiatan visitasi pilar-pilar kebangsaan di Lanud Iswahjudi Magetan serta standart Etika Pelayanan Publik di Bank Jatim Cabang Madiun. Ikut memberikan pengarahan Kepala Bidang Diklat Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Dr. Sucipto, SH., M.Si.

Categories: BIDANG PENGEMBANGAN

Comments are closed.