Kerja Bakti Area Terdampak Bencana

Caruban – Selain menerjunkan tim siaga di posko utama bencana banjir Kecamatan Balerejo Rabu 13 Maret 2019, BKD juga menerjunkan 12 orang pejabat dan staf untuk terjun ke area terdampak bencana.

“12 orang pejabat dan staf ini kami minta ikut berpartisipasi membantu membersihkan area terdampak banjir bersama PNS dan unsur lain.” Demikian ungkap Sekretaris BKD Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, S.Sos. M.Si.

Kerja bakti bersama diawali dengan apel pagi yang pimpin langsung oleh Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos. Apel dilaksanakan di halaman Kepala Dusun RT. 26 Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng. Desa Purworejo termasuk salah satu wilayah yang terdampak banjir cukup parah.

Dalam sambutannya Bupati Madiun menyampaikan bahwa bencana banjir yang terjadi adalah akibat tingginya curah hujan sehingga air sungai meluap. “Ibaratnya sungai hanya mampu menampung 1 gelas, pada saat banjir kemarin dituangkan 1 bak air.” Demikian ungkap Bupati Madiun.

Bupati Madiun juga menyampaikan kondisi sungai saat beliau melakukan peninjauan lapangan. Banyak bambu dan sampah plastik di sungai yang mengakibatkan tersumbatnya aliran air.

H Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos. menambahkan, “Tolong PNS dan OPD terkait segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar disiplin dalam membuang sampah. Buang sampah pada tempatnya. Jangan sekali-kali membuang sampah di sungai.”

Bupati juga menyampaikan kepada seluruh peserta apel, bahwa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Madiun secara resmi telah dicabut dan akan dilanjutkan dengan program recovery pasca banjir yang direncanakan akan selesai dalam 90 hari.

Selesai Apel, peserta langsung melaksanakan kerja bakti hingga pukul 09.30. Dengan peralatan kebersihan masing-masing seluruh peserta membersihkan sisa-sisa sampah banjir yang masih terserak.

Selain pembersihan sampah sisa banjir, peserta kerja bakti pun turut merapikan tanaman-tanaman yang kurang teratur membersihkan rerumputan yang tumbuh liar di sisi jalan dan area perumahan warga.

Dalam kegiatan kerja bakti di wilayah terdampak banjir ini Pemerintah melalui dinas kesehatan melakukan penyemprotan anti kuman dan bakteri untuk mencegah munculnya penyakit pasca banjir.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Madiun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan membantu masyarakat terdampak banjir baik dalam bentuk material maupun moral dan spiritual.” Demikian pungkas Bupati Madiun