Orientasi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Pemerintah Kabupaten Madiun

Mejayan – BKD kabupaten Madiun menyelenggarakan acara Orientasi peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Pemerintah Kabupaten Madiun di Aula Rumah Makan Icha Oriental Tarzan Mejayan, Selasa-Rabu 27-28 Nopember 2018.

Parjiyono, S.Sos., Analis Kepegawaian Ahli Madya dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta dihadirkan secara khusus sebagai pembicara dalam kegiatan ini.

Kepala Bidang Pengembangan Pegawai, Pendidikan dan Pelatihan BKD Kabupaten Madiun, Hery Fajar, S.Sos., M.Si. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan, wawasan, cara pandang, ketrampilan dan sikap/perilaku kerja yang sama kepada para pegawai yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan manajemen PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Peserta ditargetkan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam atas ketentuan perundang-undangan dalam pengembangan karier, pengembangan kompetensi dan sistem informasi manajemen karier untuk menjamin berjalannya sistem merit.” Demikian kata Hery Fajar Nugroho, S.Sos., M.Si.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh informasi dan rencana tindak dalam manajemen PNS untuk pencapaian visi misi daerah, utamanya  mewujudkan aparatur pemerintah yang profesional untuk meningkatkan pelayanan publik.

Dengan pemahaman dan informasi mengenai manajemen Aparatur Sipil Negara  peserta diharapkan mampu menemukan akar masalah dalam pengelolaan manajemen PNS, secara umum, dan khususnya yang berkaitan dengan pengembangan karier, pengembangan Kompetensi dan sistem informasi manajemen karier untuk menjamin berjalannya sistem merit.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah menerima pembelajaran, seharusnya peserta mampu memberikan alternatif-alternatif yang dibutuhkan Pejabat Pengelola Kepegawaian dalam menyelesaikan permasalahan dalam pelaksanaan manajemen PNS, dan khususnya yang berkaitan dengan pengembangan karier, pengembangan kompetensi dan sistem informasi manajemen karier untuk menjamin berjalannya sistem merit.
Selain pembelajaran (in class), peserta akan mengikuti proses pembentukan tim (outbond), bench marking to best practice, Focus Group Discussion (FGD) untuk mengumpulkan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok, seminar/diskusi.

Bench marking to best practice dilaksanakan Tanggal tanggal 10,11,12 Desember 2018 ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kementerian Dalam Negeri (khususnya pada BPSDM) diharapkan dapat memperoleh gambaran mendalam mengenai kondisi kinerja organisasi sehingga dapat mengadopsi best practice dari lokus dalam meraih sasaran yang diinginkan oleh masing-masing kelompok yang telah ditetapkan sesuai tema pokok.

“Bench marking to best practice menjadai kesempatan bagi peserta untuk menimba ilmu dari lembaga negara yang telah berhasil dalam melaksanakan manajemen PNS dalam skala Nasional.” Demikian pungkas Hery Fajar Nugroho, S.Sos., M.Si.